Rancangan Jaringan VLAN dengan Switch Layer 3 pada Cisco Packet Tracer

0
44

Hai.!Kali ini saya akan sharing mengenai Rancangan Jaringan VLAN dengan Switch Layer 3 pada Cisco Packet Tracer, sebelum melangkah ke tutorialnya terlebih dahulu saya akan menjelaskan mengenai VLAN (Virtual LAN) ialah sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN.

     Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port. Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

Langsung saja nihhh…
Langkah-langkahnya :
1. Seperti biasa pertama buka Cisco Packet Tracer, lalu buat Topologi VLAN menggunakan Switch layer 3 dengan tipe 3560-24PS (Multilayer Switch). Seperti gambar berikut :

Keterangan :
>PC0, PC1 dan PC2 , terhubung dengan VLAN 30 dengan nama TARUNA
>PC3, PC4 dan PC5, terhubung dengan VLAN 90 dengan nama SAKTI
>Menggunakan Switch layer 3 dengan tipe 3560-24PS (Multilayer Switch).

2. Jika sudah, selanjutnya kita melakukan konfigurasi pada Switch (Multilayer Switch) dengan cara klik Switch > Pilih Tab CLI.

  • Pertama aktifkan IP Routing nya, dengan cara ketikkan perintah “ip routing” seperti gambar berikut :
  • Setelah itu berikan nama pada VLAN dan kita kelompokkan masing-masing interfaces pada Switch, dengan cara ketikkan perintah berikut :

    Switch>en
    Switch#conf t
    Switch(config)#vlan 30
    Switch(config-vlan)#name TARUNA
    Switch(config-vlan)#vlan 90
    Switch(config-vlan)#name SAKTI
    Switch(config-vlan)#int fa0/1
    Switch(config-if)#switchport access vlan 30
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#int fa0/2
    Switch(config-if)#switchport access vlan 30
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#int fa0/3
    Switch(config-if)#switchport access vlan 30
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#int fa0/4
    Switch(config-if)#switchport access vlan 90
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#int fa0/5
    Switch(config-if)#switchport access vlan 90
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#int fa0/6
    Switch(config-if)#switchport access vlan 90
    Switch(config-if)#switchport mode access
    Switch(config-if)#

    Seperti gambar berikut :

  • Lalu berikan IP pada masing-masing VLAN.
    VLAN 30/TARUNA = 192.168.2.1
    VLAN 90/SAKTI = 192.168.3.1

    Switch(config-if)#int vlan 30
    Switch(config-if)#ip add 192.168.2.1 255.255.255.0
    Switch(config-if)#no sh
    Switch(config-if)#int vlan 90
    Switch(config-if)#ip add 192.168.3.1 255.255.255.0
    Switch(config-if)#no sh
    Switch(config-if)#

    Seperti gambar berikut :

3. Langkah berikutnya kita isikan IP pada masing-masing PC Client dengan cara klik PC > Pilih Tab Desktop > IP Configuration, Isikan IP ke semua PC.

  • Untuk PC yang terhubung ke VLAN 30, memiliki network = 192.168.2.0 dan gateway 192.168.2.1 jadi pada PC0, PC1, dan PC2 kita isikan IP selain 192.168.2.1 misal pada PC0 kita isikan IP 192.168.2.2 seperti gambar berikut :
  • Untuk PC yang terhubung ke VLAN 90, memiliki network = 192.168.3.0 dan gateway 192.168.3.1 jadi pada PC3, PC4, dan PC5 kita isikan IP selain 192.168.3.1 misal pada PC3 kita isikan IP 192.168.3.2 seperti gambar berikut :

4. Langkah terakhir kita cek, Apakah PC client sudah terhubung atau belum dengan lewat CMD atau lewat Add Simple PDU (P) > . Saya mengecek lewat Add Simple PDU (P), seperti gambar berikut :

 Jika sudah muncul seperti gambar diatas, maka menandakan konfigurasinya telah berhasil.

Cukup sekian dan Terima kasih…
GOOD LUCK…

Sumber: Mustofa Robi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here