Mother Russia Bleeds - There's no time to think - just beat 'em up, tovarisch!!


Gamer jaman baheula tentunya pernah merasakan kejayaan permainan beat ’em up melalui judul-judul seperti Final Fight, Streets of Rage, Double Dragon, dan lain-lain. Tapi seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, gaya permainan “sederhana” seperti ini – kalian hanya perlu memukuli lawan yang terdapat dalam setiap level – sudah terlupakan, digeser oleh game-game yang dibekali dengan gameplay yang lebih kompleks. Tetapi rupanya masih banyak kalangan yang berusaha menghidupkan kembali genre ini, seperti yang dilakukan oleh Le Cartel lewat game garapannya yang berjudul Mother Russia Bleeds.

Violence Overload
Mengambil setting alternatif di negara Russia pada tahun 1980-an, game ini mengisahkan tentang perjuangan sejumlah preman yang selalu memakai tinjunya untuk menyelesaikan masalah, dalam menghadapi kelompok mafia yang berkuasa di Negeri Beruang Merah – terutama karena adanya backing dari pihak yang berwajib – melalui bisnis narkoba serta aktivitas kriminal lainnya. Namun di samping itu, jagoan utamamu juga harus berjuang melawan ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang, hal yang tentu sangat membahayakan karena di samping menimbulkan halusinasi yang berlebihan, konsumsi narkoba yang berlebihan dapat mengancam jiwanya!!

Le Cartel selaku developer tampaknya tidak segan-segan mengangkat tema dewasa seperti ini, dan menghiasi game ciptaannya dengan beragam adegan kekerasan yang cukup ekstrim sehingga tidak cocok dimainkan oleh gamer di bawah umur. Bayangkan saja, selama dalam permainan kalian bisa menghajar lawan-lawanmu dengan berbagai cara; mulai dari melancarkan serangan kombo, memanfaatkan beragam senjata yang terdapat di setiap level, dan lain sebagainya.
Meski semua karakter yang ditampilkan dalam Mother Russia Bleeds memiliki tujuan yang mulia yakni menghentikan perdagangan narkoba, tetapi ironisnya, kemampuan mereka justru bersumber dari benda haram itu. Mengapa? Karena dalam game ini kalian dibekali dengan suntikan yang bisa diisi dengan psikotropika dengan menusukkannya ke tubuh lawan yang sudah dikalahkan, di mana nantinya zat tersebut dapat gamer gunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari memulihkan health, hingga mengakses berserk mode di mana jagoan kalian bakal mengalami peningkatakn kekuatan sehingga bisa melancarkan serangan super brutal – meremukkan kepalanya, memukuli tubuh lawan sampai hancur – berhiaskan cipratan darah serta organ tubuh yang berhamburan. Ouch.
Oh, tidak hanya dimainkan sendirian, kalian juga dapat bekerjasma dengan 3 player lainnya untuk menyelesaikan level demi level yang disediakan dalam game ini.


Not for the Faint of Heart
Pihak developer memang sengaja menciptakan Mother Russia Bleeds sebagai sebuah hyper-violent game, dan mengisinya dengan beragam hal yang mungkin bisa membuat sejumlah kalangan merasa jijik atau mual. Jika kalian termasuk salah satunya maka game ini jelas tidak cocok untukmu, tapi jika tidak…then why don’t you give it a shot?
Mother Russia Bleeds - There's no time to think - just beat 'em up, tovarisch!! Mother Russia Bleeds - There's no time to think - just beat 'em up, tovarisch!! Reviewed by Admin on June 26, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.