Cara Konfigurasi Web Server Di Debian 9

0
11

Langkah-langkah konfigurasi web server di debian 9 server – Web server itu ada ber-macam-macam yaitu web server microsoft IIS, web server litespeed, web server nginx dan web server apache, untuk artikel ini kita akan install dan konfigurasi web server apache di debian 9 server. 

Tapi sebelum kita install dan konfigurasi web server apache di debian 9 server, kita bahas sedikit tentang web server itu apa sih? Web server merupakan suatu software yang memberikan berupa layanan data yang dimana fungsinya menerima permintaan http, menyimpan, memproses, dan mengirimkan berupa halaman-halaman sebuah website kepada client. 

cara konfigurasi web server di debian 9 server


Konfigurasi web server di debian 9 server 

Langsung saja kita masuk kedalam cara atau tutorial konfigurasi web server di debian 9 ini.

1. Masuk kedalam mode root pada server kalian masing masing dengan memasukan perintah su dan masukan password root kalian.


2.
Selanjutnya, kita install web server apache2 nya dengan memasukan perintah dibawah ini.

apt-get install apache2 -y 

Seperti gambar dibawah ini.


3. Selanjutnya kita setting ip address di server debian 9 kita menjadi static ip bukan dhcp. Untuk setting IP addressnya, pertama kita masukan perintah dibawah ini terlebih dahulu.

nano /etc/network/interfaces

Akan muncul tampilan konfigurasinya seperti gambar dibawah yang masih menggunakan ip address secara dhcp.

Selanjutnya kita setting ip dhcp tersebut menjadi ip address static, sesuaikan dengan ip yang kalian dapat dan setting static seperti gambar dibawah ini.

Jika sudah kalian save konfigurasinya dengan kombinasi tombol ctrl + o atau ctrl + x.


4. Selanjutnya kita konfigurasi file resolv.conf nya untuk memasukan ip dns 8.8.8.8 atau 8.8.4.4 (google) atau ip dns 1.1.1.1 (cloudflare), caranya dengan memasukan perintah:
nano /etc/resolv.conf

Jika sudah masuk kedalam file konfigurasinya, masukan ip dns yang kalian ingin masukan, disini saya memasukan ip dns 8.8.8.8 dan 1.1.1.1

Seperti gambar dibawah ini.

Jika sudah silakan kalian save terlebih dahulu file konfigurasinya dengan kombinasi tombol ctrl + o atau ctrl + x.



Baca juga : Konfigurasi DNS server di debian 9 server



5. Jika sudah silakan reboot atau restart debian 9 server kalian dengan perintah:

reboot


6.  Jika server sudah kembali booting, kita cek terlebih dahulu apakah ip address yang sudah kita konfigurasi tadi sudah benar? caranya dengan memasukan perintah:
ip add

Maka akan muncul tampilan interfaces dan ip address yang sudah kita konfigurasi tadi.


Selanjutnya kita check status webserver apache kita apakah sudah running atau active? caranya dengan memasukan perintah:
systemctl status apache2
Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.

7. Selanjutnya kita test pada client, apakah web server yang kita install tadi sudah benar benar berjalan pada client? karena disini server kita belum kita install service dhcp server maka di client kita akan setting ip address nya secara static.
Untuk client yang saya gunakan disini adalah client windows xp yang saya jalankan juga dengan virtualbox. 
Gambar dibawah adalah ip address pada windows xp yang sudah saya setting static, ip gateway di masukan ip address server debian 9 kita yang sudah kita konfigurasi tadi.

Dan jika saya test atau saya ping ip address servernya akan mendapatkan balasan reply from seperti gambar di atas itu berarti kita sudah terhubung dengan server debian 9 kita. 
Nah sekarang kita buka web browser nya baik itu menggunakan google chrome, chromium, mozila ataupun IE (Internet Exploler). 
Saat sudah buka web browsernya kita masukan ip gateway atau ip address server kita kedalam bar url address, seperti gambar dibawah ini.

Setelah kalian tekan enter, maka akan muncul tampilan awal dari webserver apache2 seperti gambar dibawah ini.

Mudahkan cara konfigurasi web server di debian 9 ini? server inikan baru di install web server mungkin selanjutnya kalian bisa konfigurasi dhcp server mungkin agar si client mendapatkan ip address secara otomatis atau mungkin konfigurasi dns server agar ip address server kita bisa kita ubah menjadi domain name? silakan baca artikelnya di blog ini.
Semoga artikel ini dan artikel lainnya dapat bermanfaat ya, jika ada kritik saran dan masukan silakan kalian atau pertanyaan mungkin bisa di ketikan di kolom komentar siapa tahu bisa saya bantu.
Sekian terimakasih.

Sumber: Catatan Shand

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here